WONG EDAN BAGU

WONG EDAN BAGU
SALAM RAHAYU kanti TEGUH SLAMET BERKAH SELALU DARI WONG EDAN BAGU UNTUK SEMUA PARA PENGUNJUNG BLOGGER PESONA JAGAT ALIET . . . _/\_

Jumat, 19 September 2014

Roh Sejati – Sejatining Roh (Hidup)

Oleh: Wong Edan Bagu.
(PRTP)
Jakarta Jumat  tgl 19 Sept 2014    

Saat Kekuatan Ilahi/Vibrasi ke-Tuhanan yang mengalir pada Roh meningkatkan perkembangan kundalini hingga inti kundalini dapat mencapai tahap pemurnian pada Inti Terdalam Roh yang terletak di atas Pribadi Tinggi Sejati, maka Roh akan berevolusi hingga tumbuh - tubuh Roh Sejati di atas Pribadi Tinggi Sejati (Mijil). Roh Sejati juga akan tercipta setelah tercapai kesempurnaan tertinggi Pribadi Tinggi Sejati itu sendiri. Roh Sejati adalah Inti kesempurnaan kesucian dan kesadaran tertinggi dari roh-roh  yang ada pada diri individu umat manusia.

Letak Roh Sejati:
Diatas Pribadi Tinggi Sejati.

Bentuk Roh Sejati:
Bola cahaya yang didalamnya terdapat tubuh kecil avatar, bola cahaya dipenuhi dengan energi padat yg selalu bergerak, jika Roh Sejati berputar maka Pribadi Tinggi Sejatipun akan aktif dan berputar. Warna shield emas, tetapi energi yang bergerak berwarna sesuai dengan pribadi masing-masing individu. Biru adalah warna kesempurnaan puncak kasta tertinggi dari segala energi.

Maka jika seseorang memiliki warna biru tersebut pada pancaran energi Roh Sejatinya, berarti dia telah memiliki/memasuki dasar kesempurnaan pemurnian tingkat tinggi.

Bola cahaya = tubuh Roh Sejati
Avatar di dalam bola cahaya = Inti Roh Sejati

Berikut adalah fungsi Roh Sejati:
Inti dari pengendali segala hal yg positif secara spiritual maupun fisik dari diri manusia itu sendiri. Atau bisa dibilang sebagai kesadaran tertinggi.
Menuntun diri untuk memiliki kesadaran yang tertinggi
Menuntun diri untuk terhindar dari infeksi sifat jahat dan aura kotor
Menuntun diri untuk tidak melakukan sifat jahat itu sendiri
Menuntun diri ke hidup yang lebih layak atau ke jalan kebenaran atau ke jalan Tuhan.
Mewujudkan segala apapun keinginan yang positif dan merupakan tubuh kultivasi yang terkuat dan tertinggi dibandingkan tubuh kultivasi lainnya, maka untuk mewujudkan apapun keinginan yang positif sebaiknya menggunakan Roh Sejati.

Genetik Roh Sejati.
Genetik Roh Sejati terletak diatas kepala dan berbentuk seperti gelang atau cincin.
Cincin tersebut berputar melambangkan adanya kehidupan dengan kesadaran yang tertinggi
Warna  cincin adalah putih Kristal beraura biru. Bentuk genetik Roh Sejati sempurna adalah di dalam cincin yg menyatu membentuk pilar, di dalam pilar tumbuh untai dna yang berlapis-lapis dalam banyak dimensi, untai itu disebut sebagai Inti DNA Roh Sejati.

Pondasi Dasar Roh Sejati.
Pondasi dasar Roh Sejati terletak di Perinium.
Bentuknya seperti bunga teratai yang menyangga pemurnian termasuk penyangga kundalini
Fungsinya sebagai pembangkit dan penstabil kundalini

Alam Semesta Kasta Kesucian Kehidupan.
Jika Pribadi Tinggi Sejati tumbuh bunga pengetahuan maka pada Roh Sejati tumbuh Alam Semesta Kasta Kesucian Kehidupan.

Fungsi alam semesta kasta kesucian kehidupan adalah mengalirkan keberlimpahan dan segala hal yang positif pada kehidupan secara nyata dan jika tanpa terhambat oleh sifat jahat maka kesempurnaan itu akan mudah terjadi, yaitu kesempurnaan kebahagiaan dalam hidup.

Dengan afirmasi keberlimpahan, rejeki, keberuntungan yang dilakukan maka secara otomatis alam semesta kasta kesucian kehidupan akan mengalirkan keberlimpahan pada diri akan tetapi dengan adanya sifat jahat dan aura kotor maka  sifat jahat dan aura kotor tersebut yang akan memblok aliran energi dari alam semesta kasta kesucian kehidupan, begitulah proses yang ada.
Alam semesta kasta kesucian kehidupan tersebut termasuk juga mengalirkan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan.

Jika diri kembali ke dalam kekotoran atau jalan penyesatan maka hal tersebut akan menyebabkan Roh jatuh ke dalam kekotoran, akan terjadi kebocoran dan kerusakan pada Roh Sejati, kemampuan Roh Sejati akan musnah dan Roh Sejati menjadi pasif atau tidak berfungsi, maka Roh akan kembali seukuran bola golf. Dan kembali kebentuk Roh orang biasa.

Kasta Tertinggi Pemurnian adalah pencapaian Roh Sejati, dan tingkatan Roh Sejati tidak terbatas.

Tingkatan Roh sejati.
Berikut tingkatan Roh Sejati:
Tingkatan Biasa
Tingkatan Sedang
Tingkatan  Tinggi
Tingkatan Kasta Tertinggi
Pada setiap tingkatan memiliki tak terbatas dimensi

Pribadi Tinggi Sejati tidak memiliki tingkatan biasa-sedang-tinggi-kasta tertinggi karena Pribadi Tinggi Sejati dikendalikan oleh Roh Sejati.  Perkembangan Pribadi Tinggi Sejati akan mengikuti perkembangan Roh Sejati.

Kesadaran Tertinggi = Kesadaran Avatar.
Kesadaran Tertinggi Sejati = Kesadaran Pribadi Tinggi Sejati.
Inti Kesempurnaan Kesadaran Tertinggi Sejati = Kesadaran Roh Sejati

Mahkota Roh Sejati.
Mahkota Roh Sejati terletak di atas Roh Sejati.
Mahkota Roh Sejati berfungsi untuk membuat kesadaran tingkat tertinggi yg membuat Roh Sejati akan tetap berada pada tingkat semestinya.

Jika Roh Sejati tidak berada pada tingkat semestinya maka segala kemampuan spiritual yang dimiliki akan semakin menurun akibat selalu dibelenggu oleh sifat jahat dan aura kotor.

Bentuk mahkota memiliki bentuk yang tidak selalu sama. 
Bentuk mahkota melambangkan simbolis kestabilan dari kesucian Roh Sejati.

Pada keilmuan kultivasi Q-RAK, kundalini dan meditasi cinta kasih Q-RAK dibutuhkan untuk perkembangan Roh Sejati, dan kestabilan Roh Sejati.  Kundalini dan Meditasi Cinta Kasih Q-RAK menjadi pondasi bagi perkembangan Roh Sejati.

Jika hanya kundalini saja yang dikembangkan tanpa melakukan meditasi Cinta Kasih Q-RAK, kultivasi Roh hanya akan mencapai pertumbuhan Pribadi Tinggi Sejati. Karena pada meditasi Cinta Kasih Q-RAK mengalir kekuatan Ilahi tingkat tinggi yang diperlukan bagi pertumbuhan Roh Sejati dan kestabilan pemurnian.

Roh Sejati bisa juga disebut Sang Pembuat Keajaiban. Hal tersebut karena Roh Sejati adalah tingkatan tertinggi spiritual yang dapat dicapai umat manusia dan berarti merupakan kesadaran tertinggi dan kekuatan spiritual tertinggi yang bisa dicapai oleh umat manusia.

Pada keilmuan kultivasi Q-RAK tingkat 1, kundalini telah dibangkitkan hingga mencapai kesempurnaan dan bersama Roh dievolusikan hingga mencapai Avatar, Avatar Ilahi, Pribadi Tinggi Sejati, hingga Roh Sejati. Ini adalah suatu keajaiban teknologi spiritual yang dapat diberikan keilmuan kultivasi Q-RAK bagi peradaban umat manusia. Bisa dibayangkan dahsyatnya kekuatan-kekuatan pada tingkat 1, tingkat 2, tingkat 3 dan tingkat 4 pada keilmuan kultivasi Q-RAK... Bersambung ke Pribadi Tinggi Sejati.... He he he . . . Edan Tenan.
Muga Bermanfa’at ya lurr,,, untuk tambah-tambah wawasan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu.
Ttd:
Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com

Pribadi Tinggi Sejati.

Oleh: Wong Edan Bagu.
(PRTP)
Jakarta Jumat  tgl 19 Sept 2014

Saat kekuatan Ilahi/Vibrasi keTuhan yang mengalir pada Roh meningkatkan perkembangan kundalini hingga inti kundalini dapat mencapai tahap pemurnian pada Pribadi Tinggi maka pada Roh akan berevolusi hingga pada Pribadi Tinggi tumbuh tubuh Pribadi Tinggi Sejati.

Pribadi Tinggi terletak sekitar 1,8 meter diatas kepala
Pribadi Tinggi memiliki bentuk berupa bola cahaya seperti bulan. Pribadi Tinggi merupakan bagian dari kesadaran super sadar.
Pribadi Tinggi memiliki fungsi untuk mewujudkan kesuksesan hidup. Pribadi Tinggi yang kuat cenderung membuat seseorang mencapai kedudukan yang tinggi di masyarakat.

Roh di hati dan Pribadi Tinggi di atas kepala saling terhubung dalam satu ikatan mengalami evolusi tingkat tinggi dan menyebabkan terbentuknya Pribadi Tinggi Sejati.

Pribadi Tinggi Sejati baru tumbuh saat inti kundalini mencapai Pribadi Tinggi dan melakukan pemurnian pada Pribadi Tinggi.
Pribadi Tinggi Sejati memiliki fungsi untuk memperluas kesadaran hingga mencapai intisari kesadaran dan kemudian membentuk semacam saluran yang menghubungkan diri dengan Vibrasi ke-Tuhanan. Fungsi penting lainnya dari Pribadi Tinggi Sejati adalah mengatur jalan hidup dan visi-misi kehidupan, dan bahkan mengubah takdir.

Cara Kerja Pribadi Tinggi Sejati.
Pribadi Tinggi Sejati ternyata mempunyai kemampuan untuk mewujudkan keinginan dengan cepat sekali dibandingkan dengan Pribadi Tinggi. Kedahsyatan Pribadi Tinggi Sejati diibaratkan seperti orang yang membuat loncatan jauh dalam meraih kesuksesan, sedang Pribadi Tinggi hanya seperti orang yang bergerak perlahan saat meraih tujuan.

Saat Pribadi Tinggi Sejati akan mewujudkan target tertentu yang dimanifestasikan dalam bentuk afirmasi, maka sebelumnya Pribadi Tinggi Sejati akan mencari cara dan menemukan jalan pada tingkat kosmik untuk mencapai perwujudan keinginan yang positif. Pribadi Tinggi Sejati kemudian akan mendapatkan berbagai informasi penting yang ada pada Bunga-Bunga Pengetahuan Pribadi Tinggi Sejati.

Pada saat Pribadi Tinggi Sejati teraktivasi dan berkembang sempurna, maka mulai tumbuh Bunga-Bunga Pengetahuan Pribadi Tinggi Sejati dan akan tumbuh terus menerus tak terbatas sesuai dengan perkembangan dari Pribadi Tinggi Sejati itu sendiri. Tumpukan Bunga-Bunga Pengetahuan Pribadi Tinggi Sejati akan terus bertumpuk dan bertumpuk hingga terus ke atas yang kemudian menyambung dan terhubung dengan Vibrasi ke-Tuhanan. Bunga-Bunga Pengetahuan Pribadi Tinggi Sejati mempunyai bentuk seperti Kristal yang berwarna-warni dan berkilauan.

Fungsi dari Bunga-Bunga Pengetahuan Pribadi Tinggi Sejati adalah sumber ilmu pengetahuan yang akan diakses oleh Pribadi Tinggi Sejati. Semakin banyak kuntum dari Bunga-Bunga Pengetahuan Pribadi Tinggi Sejati, maka pengetahuan yang tersimpan akan semakin banyak, meluas dan lebih dalam. Dampaknya adalah Pribasi Tinggi Sejati akan menjadi lebih mudah dan cepat dalam mewujudkan segala keinginan yang positif.

Untuk mewujudkan keinginan yang positif tersebut, Pribadi Tinggi Sejati membutuhkan kekuatan yang bisa diakses pada tubuh kultivasi yang terkait. Dan bisa juga pada banyak jenis tubuh kultivasi yang dimiliki yang akan memberikan kekuatan pada Pribadi Tinggi Sejati untuk mewujudkan keinginan yang positif. . ... He he he . . . Edan Tenan.
Muga Bermanfa’at ya lurr,,, untuk tambah-tambah wawasan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu.
Ttd:
Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com

Kamis, 18 September 2014

PERMASALAHAN SPIRITUAL BAGIAN. 01:

Oleh: Wong Edan Bagu.
(PRTP)
Jakarta Jumat  tgl 19 Sept 2014    

Letak Permasalahan yang teramat sering muncul menjadi gendala laku spiritual, adalah permasalahan para leluhur. Lalu apa yang dapat saya lakukan untuk melindungi diri terhadap permasalahan-permasalahan leluhur?

MARI KITA SIMAK BERSAMA PENJELASAN DAN PENGERTIANNYA BERIKUT INI;
Permasalahan yang disebabkan oleh leluhur–leluhur yang telah meninggal merupakan suatu kesulitan spiritual tersendiri/ tertentu. Maka dari itu hanya dapat berhasil mengatasinya dengan menerapkan suatu solusi spiritual tertentu. Solusi-solusi psikologis dan fisik tidak dapat mengatasi akar penyebab dari permasalahan tersebut dan paling maksimum hanya dapat meringankan gejalanya. Contohnya, jika seseorang menderita suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh leluhur, pengobatan medis paling maksimum dapat meringankan tetapi tidak dapat menyembuhkan penyakit tersebut secara tuntas atau menghindari penyakit itu untuk kambuh lagi.

Untuk mendapatkan perlindungan dari permasalahan yang disebabkan oleh leluhur yang telah meninggal, saya menyarankan pengucapan dan pengulangan ‘ucapan pelindung ‘ (Rama... kula nyuwun tambahing pangestu lan pangayoman, uga kasembadan, punapa ingkang dadi tujuan lan niyat  kula, sageta kalaksanan kanti teguh rahayu slamet).  ‘ ucapan pengulanagn’
(....Asma’ sejati lungguha ingkang prayuga, ragane arsa tentrem, sun sangoni basuki, kalis ing sanbikala, oliha rejeki lumantar saking sangkan paran kanti teguh rahayu slamet). Ucapan dan pengulangan ini merupakan link antara wadah kasar yaitu wujud, wadah halus yaitu roh dan isinya yaitu Roh Suci atau Hidup. Ini  suatu aspek dari Tuhan YME. Hal ini perlu dilakukan setiap hari bersama’an dengan mengucap dan mengulang Nama Tuhan YME sesuai dengan agama kelahiran seseorang.

Megucap (Rama... kula nyuwun tambahing pangestu lan pangayoman, uga kasembadan, punapa ingkang dadi tujuan lan niyat  kula, sageta kalaksanan kanti teguh rahayu slamet) dan mengulang  (....Asma’ sejati lungguha ingkang prayuga, ragane arsa tentrem, sun sangoni basuki, kalis ing sanbikala, oliha rejeki lumantar saking sangkan paran kanti teguh rahayu slamet), adalah seperti pemberian ‘resep ucapan’ untuk mengatasi suatu permasahalan spiritual tertentu misalnya; permasalahan yang disebabkan oleh leluhur-leluhur yang telah meninggal. Di sisi lain, megucap nama Tuhan dan mengulang nama Hidup sesuai agama kelahiran seseorang berfungsi sebagai tonik spiritual umum untuk pertumbuhan spiritual secara keseluruhan.

Untuk memberikan anda suatu analogi, mengucap Nama Tuhan dan mengulang Nama Hidup adalah seperti asupan dosis tambahan Vitamin C pada saat seseorang terserang flu biasa. Vitamin C tersebut dikonsumsi bersamaan dengan tablet multi-vitamin yang biasanya dikonsumsi untuk kesehatan (dalam hal ini adalah Nama Tuhan sesuai agama kelahiran).

Ketika kita mengulang Nama Hidup dan ucapan pelindung,  (Rama... kula nyuwun tambahing pangestu lan pangayoman, uga kasembadan, punapa ingkang dadi tujuan lan niyat  kula, sageta kalaksanan kanti teguh rahayu slamet), kita menarik energi ilahi yang berkaitan dengan Nama Hidup dan sebagai hasilnya kita mendapatkan keuntungan dengan hal sebagai berikut:

Suatu selubung/ lapisan pelindung halus menyelimuti kita, melindungi kita dari hambatan-hambatan yang disebabkan oleh leluhur kita.

Membantu untuk menihilkan akun memberi-dan-menerima (give-and take account) yang kita miliki dengan leluhur-leluhur kita sehingga mengurangi pengaruh mereka terhadap kita.

Memberikan leluhur-leluhur kita bantuan yang mereka butuhkan untuk melakukan perjalanan mereka selanjutnya di dunia non-fisik.

Namun, sejauh mana manfaatnya tergantung pada kuantitas dan kualitas dari pengucapan dan pengulangan yang kita lakukan, disamping faktor-faktor lainnya, yang tergantung pada tingkatan pencapaian spiritual kita.

Disarankan agar seseorang pelaku spiritual hakekat hidup mengucap (....Asma’ sejati lungguha ingkang prayuga, ragane arsa tentrem, sun sangoni basuki, kalis ing sanbikala, oliha rejeki lumantar saking sangkan paran kanti teguh rahayu slamet) dan merepetisikan ucapan pelindung, ,  (Rama... kula nyuwun tambahing pangestu lan pangayoman, uga kasembadan, punapa ingkang dadi tujuan lan niyat  kula, sageta kalaksanan kanti teguh rahayu slamet),  setiap hari tergantung pada beratnya kesulitan atau penderitaan. Karena ini merupakan resep pengucapan yang membantu untuk menghilangkan hambatan dalam kehidupan seseorang spiritual, maka sebaiknya ucapan tersebut dilakukan di pagi hari agar selanjutnya dapat memberikan perlindungan spiritual yang diperlukan untuk hari itu.

Saya merekomendasikan jumlah pengucapan dan repetisi 'Nama Hidup dan Nama Tuhan’ yang sepadan dengan beratnya kesulitan/ penderitaan yang dialami akibat permasalahan leluhur. Hal ini berdasarkan penelitian spiritual dan Pengetahuan yang diperoleh dengan mengakses Pikiran dan Intelek Semesta melalui media indera ke’enam (ESP) yang mendalam sebagai berikut:

Dalam kasus di mana tidak ada penderitaan hingga mengalami penderitaan ringan, seseorang dapat mengucap dan mengulang selama 1 sampai 2 jam setiap hari untuk menghindari penderitaan yang sama di masa depan.

Dalam kasus di mana penderitannya medium, mengucap dan mengulang selama 2 sampai 4 jam setiap harinya.

Jika penderitaannya parah seseorang harus mengulang,  (....Asma’ sejati lungguha ingkang prayuga, ragane arsa tentrem, sun sangoni basuki, kalis ing sanbikala, oliha rejeki lumantar saking sangkan paran kanti teguh rahayu slamet)  dan mengucap  (Rama... kula nyuwun tambahing pangestu lan pangayoman, uga kasembadan, punapa ingkang dadi tujuan lan niyat  kula, sageta kalaksanan kanti teguh rahayu slamet) Selama 4 sampai 6 jam setiap harinya.

Catatan:
Kuantitas dari rekomendasi pengucapan dan repetisi di atas telah saya buktikan sendiri di dalam keseharian saya. Peningkatan durasi dari pengucapan dan pengulangan telah saya rekomendasikan dengan memperhitungkan naiknya kesulitan/ penderitaan yang disebabkan oleh leluhur-leluhur dan energi-energi negatif sesuai dengan kondisi sekarang ini dan di masa mendatang.... He he he . . . Edan Tenan.
Muga Bermanfa’at ya lurr,,, untuk tambah-tambah wawasan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu.
Ttd:
Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com

PERMASALAHAN SPIRITUAL BAGIAN. 02:

Oleh: Wong Edan Bagu.
(PRTP)
Jakarta Jumat  tgl 19 Sept 2014    

Apakah permasalahan-permasalahan leluhur itu?
Menurut ilmu pengetahuan spiritual pribadi saya dan tidak diketahui dalam ilmu pengetahuan modern, bahwa 50% dari kesulitan-kesulitan dalam kehidupan kita disebabkan oleh semata-mata faktor-faktor spiritual dan 30% lainnya disebabkan faktor – faktor spiritual serta psikologis dan/ atau fisik.

Satu aspek akar penyebab spiritual dari permasalahan-permasalahan dalam hidup kita adalah penderitaan yang disebabkan oleh tubuh-tubuh rohani para leluhur yang telah meninggal terhadap keturunan-keturunan mereka. Hal ini juga merupakan faktor spiritual paling umum yang mempengaruhi seluruh umat manusia dalam berbagai bentuk atau lainnya. Sebelum kami memberikan penjelasan terperinci tentang mengapa leluhur-leluhur kita ingin menimbulkan suatu masalah apapun untuk kita, marilah kita pertama-tama meneliti jenis-jenis dari kesulitan yang dapat dialami oleh seseorang akibat leluhur-leluhur yang telah meninggal.

Penderitaan yang disebabkan oleh tubuh-tubuh rohani para leluhur kita terhadap kita, keturunannya, terwujud dalam banyak kejadian dalam kehidupan kita sehari-hari. Hal ini menciptakan hambatan-hambatan baik dalam kehidupan duniawi kita maupun praktik spiritual. Dalam beberapa kasus, mungkin terlihat bahwa seluruh keluarga sedang diliputi awan gelap dan berbagai anggota keluarga menjalani berbagai permasalahan meskipun telah melakukan segala upaya untuk mengatasinya. Kesusahan-kesusahan yang diciptakan akibat leluhur-leluhur yang telah meninggal datang dalam berbagai bentuk seperti yang tercantum di bawah ini:

1.Susah untuk menikah
2.Ketidak harmonisan dalam pernikahan
3.Kecanduan/ Ketergantungan (Sekitar 70% dari ketergantungan disebabkan oleh para leluhur yang telah meninggal)
4.Pikiran menjadi kosong dalam ujian meskipun telah dipersiapkan dengan baik
5.Kehilangan pekerjaan
6.Kesulitan dalam mengandung seorang anak
7.Keguguran
8.Menanggung anak-anak cacat mental atau anak-anak dengan kebutuhan khusus.
9.Kematian saat masa kanak – kanak

Keguguran, Kematian di masa kanak-kanak, dst. terjadi ketika penderitaan oleh para leluhur ditambahkan dengan penyebab-penyebab utama spiritual lainnya seperti kematian yang mungkin ditakdirkan. Hal-hal tersebut tidak dapat terjadi semata-mata karena penderitaan dari para leluhur. Walaupun jenis-jenis permasalahan di atas mungkin adalah inidikasi yang kuat akan permasalahan – permasalahan leluhur, hanya seorang Saint atau Guru (pembimbing spiritual yang telah maju) yang dapat mengatakan dengan pasti akar penyebab dari permasalahan itu.

Pada tingkatan intelektual, kita dapat menggunakan dua kaidah untuk memutuskan apakah penyebab dari penderitaan tersebut bersifat spiritual:

Jika solusi-solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut telah gagal. Yang mana seharusnya hal ini dengan mudah dapat disembuhkan oleh ilmu pengetahuan modern seperti iritasi kulit, nyeri dada, dll.

Sejumlah anggota keluarga (misalnya 4 dari 5) sedang menderita salah satu permasalahan yang disebutkan di atas secara bersamaan. (Alasan kenapa semua anggota keluarga terpengaruh adalah karena mereka semua memiliki leluhur-leluhur yang sama.) Ini bisa di buktikan... He he he . . . Edan Tenan. Bersambung Ke  PENYEBAB PERMASALAHAN DALAM HIDUP BAGIAN. 01:
Muga Bermanfa’at ya lurr,,, untuk tambah-tambah wawasan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu.
Ttd:
Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com

PENYEBAB PERMASALAHAN DALAM HIDUP BAGIAN. 01:

Oleh: Wong Edan Bagu.
(PRTP)
Jakarta Jumat  tgl 19 Sept 2014    

Pengantar pada akar penyebab spiritual dari kesulitan dalam kehidupan?
Dimensi spiritual mempengaruhi hingga 80% kehidupan kita. Rata-rata, perbuatan-perbuatan kita di masa lalu, termasuk kehidupan-kehidupan sebelumnya, menentukan sekitar 65% dari peristiwa dalam kehidupan kita sekarang dalam bentuk takdir. Takdir ini dikendalikan oleh berbagai unsur, baik dalam alam fisik dan dalam alam rohani. Unsur-unsur di alam spiritual yang paling utama mempengaruhi takdir kita adalah hantu dan tubuh halus (roh-roh) leluhur kita yang telah meninggal. Dengan melakukan latihan spiritual sesuai dengan enam prinsip dasar latihan rohani, kita memanfaatkan energi spiritual yang membantu kita mengatasi pengaruh dari faktor-faktor spiritual tersebut.

Seperti dijelaskan pada artikel sebelumnya di bagian ini, akar penyebab dari setiap permasalahan kemungkinan besar memiliki akar penyebabnya di alam spiritual. Pada artikel ini, saya  akan  mencoba menguraikan sedikit tentang apa akar penyebab spiritual ini dan prinsip yang mendasari untuk menanggulanginya.

Kami akan menjelaskan akar penyebab spiritual permasalahan dari dua sudut pandang:
Yang pertama adalah dari sudut pandang ‘Jalan Tindakan’ (Karmayoga). Hal ini termasuk takdir dan kehendak bebas serta hukum memberi-dan-menerima (Karma) yang sangat mempengaruhi kehidupan kita.

Yang kedua adalah unsur-unsur di dalam alam spiritual yang mempengaruhi takdir kehendak bebas kita.

No. 1. Dari sudut pandang Jalan Spiritual dengan Tindakan;
Jalan Spiritual Tindakan pada dasarnya adalah tentang berlatih Spiritualitas dengan prinsip bahwa ‘Apa yang kau tanam, itulah yang kau tuai.’

Apakah itu takdir dan kehendak bebas?
Untuk menjelaskan konsep ini, kita harus memahami apa itu takdir:

Pandangan barat yang populer menyatakan bahwa kita memegang kendali atas hidup kita dan semua yang terjadi pada kita merupakan hasil dari pilihan kita sendiri.

Di sisi lain, pandangan timur yang populer menyatakan bahwa semua yang terjadi pada kita tidak berada di bawah kendali kita dan kita hanyalah wayang di dalam rencana yang sudah ditentukan sebelumnya.

Namun, tidak satupun dari kedua pandangan di atas sepenuhnya benar. Jawaban yang benar menurut ilmu pengetahuan spiritualitas, di masa sekarang ini 65% dari kehidupan kita dikuasai oleh takdir dan 35% oleh kehendak bebas.

Tetapi kita dapat mengatasi 65% bagian dari takdir kita, dengan menggunakan 35% kehendak bebas kita untuk menjalani praktik spiritual yang benar.

Takdir adalah ketika anda tidak mempunyai kendali terhadap keadaan-keadaan dalam kehidupan.
Kehendak bebas adalah bagian dari kehidupan di mana anda memiliki kendali atasnya.

Contoh dari kehendak bebas:
Seandainya ada seseorang yang mabuk dan memilki mobil yang tidak terawat. Dia memutuskan untuk mengemudikan mobilnya dalam keadaan mabuk, menuruni sisi pegunungan yang curam dan melakukannya pada kecepatan tinggi. Jika pada titik tertentu ia tergelincir dari jalan di sisi gunung, kesalahan siapakah atas kejadian tersebut? Apakah kecelakaan tersebut disebabkan oleh takdir atau kehendak bebas?

Baiklah, kecelakaan tersebut merupakan kehendak bebas karena ia bisa saja memilih untuk tidak minum dan mengemudi. Dia dapat memastikan bahwa mobilnya terawat dengan baik dan dapat mengemudi secara perlahan.

Mari kita lihat dari sisi yang lain contoh dari peristiwa yang ditakdirkan:
Kita ambil kasus lain dari pengemudi yang sadar/ tidak mabuk. Dia mengemudi dengan hati-hati dan merawat mobilnya dalam keadaan sempurna. Dia juga mengemudi mobilnya di sisi gunung yang sama dengan mengamati semua tindakan pencegahan. Secara tiba-tiba satu bagian dari jalan tersebut runtuh akibat tanah longsor dan dia pun mengalami kecelakaan. Dalam kasus ini, orang tersebut tidak memiliki kendali atas tanah longsor yang terjadi dan oleh sebab itu kecelakaan tersebut merupakan peristiwa yang ditakdirkan. Takdir bersifat spiritual dan hanya dapat diatasi dengan suatu solusi spiritual, yaitu dengan melakukan praktik spiritual.

Jika kita melihat mengapa kita mengalami kebahagiaan atau ketidakbahagiaan dalam kehidupan, dari sudut pandang Jalan Tindakan, maka semua kebahagiaan dan ketidakbahagiaan berserta semua peristiwa kehidupan kita dialami baik akibat ditakdirkan atau kehendak bebas.

Kehendak bebas:
Beberapa kejadian, pemikiran, tindakan dan perilaku benar-benar berada dalam kendali seseorang. Hal ini adalah tindakan-tindakan di mana kita menggunakan pikiran kita (perasaan dan emosi) dan kecerdasan/ akal budi (kemampuan pengambilan keputusan) dan bertindak sesuai dengan itu. Sebagai patokan, pada zaman sekarang, 35% dari hidup kita ditentukan oleh kehendak bebas kita atau pilihan bebas.

Tindakan yang ditakdirkan: Bagian bagian dari kehidupan kita yang ditentukan baik oleh perbuatan kita di kehidupan masa lampau maupun peristiwa masa lalu dalam kehidupan sekarang ini dan yang tidak berada dalam kendali kehendak bebas kita adalah ditakdirkan. Sebagai patokannya, semua peristiwa besar dalam hidup kita telah ditakdirkan. Peristiwa ini meliputi kelahiran, pernikahan, kecelakaan berat dan penyakit. Di era saat ini, persitiwa tersebut membentuk 65% dari semua tindakan. Takdir kita juga menentukan bagaimana kita bereaksi atau merespon terhadap berbagai rangsangan dan peristiwa.

Takdir yang mana kita terlahir dengannya hanyalah sepotong dari akumulasi perhitungan memberi-dan-menerima kita atas semua kelahiran masa lalu. Melalui takdir, kita membayar atau mendapatkan pahala dari tindakan dan pemikiran masa lalu dalam kehidupan-kehidupan sebelumnya.

Setiap tindakan kita baik membuat perhitungan/ akun baru atau melunasinya. Hal tersebut bisa juga merupakan kombinasi keduanya yaitu sebagian melunasi dan sebagian menciptakan. Perhitungan dapat menjadi positif ataupun negatif. Ketika kita melunasi perhitungan, hal itu telah ditakdirkan dan ketika kita membuat perhitungan, hal itu disebabkan oleh kehendak bebas.

Jika John telah memberikan Mary lima unit rasa sakit dengan berselingkuh, maka dengan tindakan ini ia bisa saja menyelesaikan suatu perhitungan/ akun memberi-dan-menerima (karma) atau membuat satu perhitungan baru atau kombinasi dari keduanya.

Di sisi lain jika John memberi Mary sebuah mobil baru, maka dengan tindakan ini ia pun bisa saja menyelesaikan suatu perhitungan memberi-dan-menerima atau membuat satu perhitungan baru atau kombinasi dari keduanya.

Tanpa indera keenam yang sangat mendalam, kita tidak akan pernah tahu tentang salah satu tindakan kita yang mana yang dapat menyelesaikan perhitungan atau membuat perhitungan baru. Hanya orang yang telah mencapai tingkat pencapaian spiritual dari seorang Suci (Saint) yang bisa mengetahui dengan pasti melalui indra keenam mereka, apakah perhitungan sedang dibuat atau sedang diselesaikan.

Dalam kasus John dan Mary, jika perhitungan berselingkuh adalah perhitungan yang sedang diselesaikan, perhitungan tersebut bisa telah dibuat pada suatu kehidupan terdahulu (kehidupan masa lampau) atau pada kehidupan saat ini di mana Mary telah menimbulkan jumlah ketidakbahagiaan yang sama terhadap John. Tentu saja, penyelesaian dari perhitungan negatif dapat memberikan kita banyak penderitaan dalam hidup kita.

Hal ini merupakan penjelasan di balik peristiwa di mana kita melihat orang-orang baik akan menjalani situasi-situasi dimana kita merasa tidak selayaknya diperoleh oleh mereka. Cukup sering kita mendengar ungkapan, ‘Ini adalah Jalan Tuhan’ atau 'Itu sebuah misteri'. Sesungguhnya, tidak ada misteri. Segala sesuatu terjadi karena suatu alasan dan diatur oleh hukum memberi-dan-menerima (karma), takdir dan kehendak bebas.

Ketidaktahuan tentang faktor takdir dan perhitungan memberi-dan-menerima menyebabkan orang-orang yang berada di dalam situasi sulit menangis dalam keputusasaan dan berkata, "Apa yang telah saya lakukan untuk menerima semua ini? '

Terkadang hal ini dapat mengakibatkan seseorang mempersalahkan Tuhan YME atau hilangnya keyakinan pada Tuhan atau keadilan hidup.

Dalam kebanyakan kasus, dikarenakan masyarakat tidak dididik tentang prinsip takdir, mereka tidak tahu bagaimana cara menghadapi atau mengatasi apa yang sedang terjadi yang disebabkan oleh perbuatan mereka sendiri di masa lalu.

Jika mereka dididik tentang hukum memberi-dan-menerima mereka akan setidaknya memiliki pandangan filosofis tentang peristiwa-peristiwa yang menjadi tidak beres meskipun upaya terbaik mereka.

Mereka juga akan berhati-hati untuk tidak membuat takdir negatif lebih lanjut.

Sebaliknya menyelesaikan takdir positif memberi kita sebuah kejutan yang menyenangkan. Itulah sebabnya terkadang kita menemukan orang yang tampaknya benar-benar tidak-layak, memenangi lotre atau menikmati gaya hidup yang bagus tanpa harus benar-benar bekerja untuk hal tersebut. Memahami ilmu pengetahuan ini dan prinsip nya mengungkap mitos tentang semua peristiwa di atas.

Kita semua telah hidup dalam banyak kehidupan sebelum kelahiran saat ini. Pada titik waktu dari kelahiran pertama kita, 100% kehidupan kita ditentukan oleh kehendak bebas. Hal tersebut seperti kita memiliki sepotong kertas kosong atau latar belakang/ catatan yang bersih. Kemudian seiring berjalannya waktu, sesuai dengan cara kita menjalani banyak kehidupan dan pilihan yang kita buat, maka kita menghasilkan perhitungan memberi-dan-menerima (karma). Kita dilahirkan lagi dan lagi untuk menyelesaikan perhitungan tersebut. Grafik berikut menunjukkan bagaimana seiring berjalannya waktu, kita membuat semakin banyak perhitungan. Hal-hal tersebut akhirnya menambah perhitungan kita secara keseluruhan yang harus kita selesaikan sebagai takdir dalam berbagai kelahiran berikutnya yang kita ambil... He he he . . . Edan Tenan.  Muga Bermanfa’at ya lurr,,, untuk tambah-tambah wawasan. Salam Rahayu kanti Teguh Selamat Berkah Selalu.
Ttd:
Wong Edan Bagu
Putera Rama Tanah Pasundan
http://putraramasejati.wordpress.com

http://wongedanbagu.blogspot.com